Jumat, 18 Februari 2011

Pemerataan Pembangunan Selain Margonda

Yang perlu diingat oleh masyarakat menurut walikota adalah : “Kita tidak boleh menjadikan Margonda satu-satunya tujuan orang datang ke Depok. Sebab daerah yang lainnya akan mengalami pembangunan yang sama seperti Margonda, di tahun 2011 kita akan membangun Terminal Jati Jajar yang konstruksi jembatan dan persiapan lahannya akan direalisasikan Insya Allah pada tahun 2010 ini,” ucapnya.

“Kita akan terus menawarkan pusat pertumbuhan dan pelayanan yang potensial Depok, seperti di daerah Limo dan Cinere, akan dibangun pusat perbelanjaan baru, di Sea Games nanti juga saya akan mencoba merekomendasikan pusat pacuan kuda Limo menjadi arena yang dipakai untuk perhelatan akbar tersebut. Tidak lupa di wilayah timur dan utara. Cibubur akan dibuka sebagai wilayah kuliner, Tapos akan dibangun Rumah Pemotongan Hewan, terminal dan pasar induk untuk menyaingi pasar induk Kramat Jati. Kita punya keunggulan yaitu posisi yang dekat dengan jalan tol,” ungkap Walikota.

Begitu pula dengan Pembangunan Depok khususnya Margonda yang sangat pesat ternyata menurut Walikota Depok itu belum seberapa, sebab dirinya memiliki pandangan nantinya Margonda bersama dengan wilayah yang lain akan menjadi kota percontohan yang terbaik di Indonesia. Hal ini diutarakannya saat ditemui di Margonda Raya Sabtu (24/4). “Saya melihat Margonda belum menjadi apa-apa, Margonda belum bisa menjadi contoh model pelayanan yang terbaik. Meskipun sekarang ramai, ini masih belum seluruhnya teratur, seperti seluruh bangunan belum mundur 10 meter, titik penghijauan juga belum sempurna dan jalur trotoar dan jalur bersepeda belum terbangun, sebab Margonda yang akan dijadikan sebagai salah satu pusat niaga dan perdagangan di Kota Depok,” ucapnya.

Oleh karena itu pembangunan akan sepenuhnya merata dan menjadi semakin membaik, dan berkat dorongan semua pihak dengan bergotong royong. “Saya tidak mau membandingkan silakan nanti dilihat seperti apa nanti pertumbuhan Kota Depok,” tutup Walikota.

Pertumbuhan Kota Depok

Rencana pembangunan dua jalan tol yang melintas di Kota Depok akan
dimulai tahun ini. Dua jalan tol yang akan dibangun itu adalah Jalan
Tol Pangeran Antasari-Citayam-Bojonggede sepanjang 22 kilometer dan
Jalan Tol Cinere-Jagorawi sepanjang 14,5 kilometer.

Pembangunan dua jalan tol di Depok dinilai sebagai pembangunan
transformasi ketiga di kota satelit ini. Transformasi pertama adalah
pembangunan kawasan perumnas tahun 1976-1980, dan dianggap
pembangunan yang berhasil karena merupakan proyek percontohan
perumnas. Transformasi kedua adalah pindahnya Kampus Universitas
Indonesia ke Depok tahun 1987. Perpindahan Kampus UI ke Depok ini
mengubah wajah Kota Depok.

Dan transformasi ketiga adalah rencana pembangunan dua jalan tol.
Rencana pembangunan jalan tol tersebut membuat Kota Depok kini makin
dilirik investor. Sekarang saja sejumlah pusat perbelanjaan dibangun
di Jalan Margonda Raya. Lihatlah, misalnya, ITC Depok (103.270 m2 )
yang dikelola |Grup Sinarmas, Depok Town Square (Detos) seluas
160.000 m2 milik PT Lippo Karawaci, dan Margo City Square (49.000
m2) milik Grup Djarum. Para investor besar ini mengantisipasi
perkembangan Kota Depok yang sangat pesat, terutama bila dua jalan
tol selesai dibangun, tiga-empat tahun ke depan.

Kota Depok saat ini luasnya 20.029 hektar (200,2 m2), atau kurang
sepertiga luas Kota Jakarta yang 650 km2. Jumlah penduduk Kota Depok
tahun 2005 tercatat 1,374 juta jiwa dengan kepadatan rata-rata
6.244,14 jiwa/kilometer persegi. Dari luas kota itu, 50 persen
kawasan sudah dibangun, sisanya masih lahan tak terpakai.

Jalan Tol Cinere-Jagorawi sepanjang 14 km akan berfungsi secara
regional karena menghubungkan wilayah Tangerang, Bogor, Bekasi, dan
Jakarta. Jalan tol dengan enam lajur yang total selebar 30 meter ini
rencananya akan melalui Jalan Tol Bumi Serpong Damai (BSD) dan Jalan
Tol Merak-Jakarta, dan pada akhirnya menembus masuk Kota Tangerang.

Tol Cinere-Jagorawi ini juga menghubungkan wilayah Bogor karena
melintas di Jalan Tol Jagorawi serta menghubungkan wilayah Bekasi
karena melintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dan akhirnya menembus
Kota Cikarang.

Kehadiran Jalan Tol Cinere- Jagorawi ini diharapkan dapat mengurangi
beban jalan tol dalam kota Jakarta, yang saat ini sudah terlalu
padat dan selalu macet. ?Pembebasan lahan direncanakan dimulai tahun
2006 ini juga. Tahun 2007 dijadwalkan pembangunan konstruksi dimulai
dan diharapkan tahun 2009 tol ini sudah beroperasi,? kata Pelaksana
Tugas Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota
Depok Herman Hidayat kepada Kompas pekan lalu.

Jalan tol lainnya yang akan dibangun dalam waktu bersamaan adalah
Jalan Tol Pangeran Antasari-Citayam-Bojonggede sepanjang 22 km.
Jalan tol ini akan menghubungkan Jakarta Selatan (Jalan P Antasari),
Kota Depok, dan Kabupaten Bogor sehingga memudahkan akses warga
Depok dan Bogor yang akan ke Jakarta dan sebaliknya. Sepanjang 2 km
pertama jalan tol ini masuk wilayah Jakarta, setelah itu sepanjang
16 km melewati Kota Depok hingga Citayam, dan sepanjang 4 km masuk
wilayah Kabupaten Bogor hingga kawasan Bojonggede.

Pusat bisnis baru

Rencana pembangunan dua jalan tol ini membuat Bappeda Kota Depok
mengantisipasi pertumbuhan kota. ?Kami sudah siapkan rencana kawasan
bisnis baru di sepanjang koridor Tol Antasari-Citayam dengan membuat
lima cluster wilayah pengembangan,? ujar Herman. Pertama cluster
Limo dengan konsentrasi untuk hunian, pendidikan, dan rekreasi.
Kedua cluster Krukut/Grogol untuk hunian dan komersial. Ketiga
cluster Rangkapan Jaya untuk hunian, rekreasi, dan komersial.
Keempat cluster Cipayung untuk hunian, pendidikan terpadu, dan
fasilitas komersial. Dan, kelima cluster Pondok Jaya untuk pusat
perdagangan dan kebutuhan pokok. Lima cluster itu diprediksikan
tumbuh sebagai pusat-pusat bisnis baru.

Penyusunan cluster ini untuk mengendalikan pertumbuhan kota di
sekitar jalan tol sehingga pembangunan tidak serampangan dan
semrawut.

Selama ini pertumbuhan kawasan bisnis Kota Depok terpusat di Jalan
Margonda Raya. Lihatlah di sepanjang jalan itu ada bengkel otomotif,
toko, restoran, mal, plaza, ruko, dan warnet yang menjamur. Tak
heran jika jalan utama kota ini selalu padat, terutama pada jam
sibuk.

Pembangunan jalan tol ini diperkirakan akan menjadi faktor
pembangkit bagi pertumbuhan kawasan Depok Tengah dan Depok Barat,
yang selama ini cenderung agak terpisah dibandingkan wilayah timur
Depok. Yang pasti, dua jalan tol ini akan mempersingkat jarak tempuh
Depok dan Jakarta, serta Depok dengan Tangerang, Bekasi, dan Bogor.

Menurut Herman, lokasi yang berpotensi dan berpeluang jadi pusat
kegiatan usaha adalah Beji dan Pancoran Mas (Jalan Margonda Raya
sampai Jatimulya).

Tiga pusat pertumbuhan baru yang diperkirakan cepat berkembang
setelah jalan tol dibangun adalah Cinere dan Jalan Limo Raya, serta
Sawangan dan kawasan Rangkepan Jaya Baru. Saat ini kompleks
perumahan skala besar atau real estat dengan segmen pasar menengah
dan menengah atas berlokasi di Sawangan, Limo, dan Beji.

Yang menjadi pertanyaan sekarang, apakah masyarakat Depok mendukung
pembangunan dua jalan tol ini? Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail
berharap warganya mendukung pembangunan infrastruktur kota itu
karena kehadiran dua jalan tol tersebut akan mempercepat pertumbuhan
kota.

Sosialisasi pembebasan lahan tol rencananya dilaksanakan bulan
Maret-April ini. Jalan Tol Cinere-Jagorawi, misalnya, akan memakan
lahan 135 hektar, berlokasi di sebelah utara jalur pipa gas.
Sejumlah permukiman warga akan tergusur, termasuk rumah di Kompleks
Pelni dan Taman Duta Depok.

Kepala Subbag Pemerintahan Umum Pemkot Depok Theo S menegaskan,
ganti rugi akan diberikan sesuai nilai jual obyek pajak (NJOP) dan
langsung kepada warga tanpa perantara. Warga dapat mengambil ganti
rugi di bank sehingga terbebas dari pungli oknum aparat.

Bagi Syahruddin (50), Ketua RT 01 RW 07, Kelurahan Bhaktijaya,
Kecamatan Sukmajaya, Depok, yang rumahnya dekat jalur pipa gas, yang
penting warga tidak dizalimi.

Sosialisasi ganti rugi harus transparan dan tidak merugikan warga.
Kalau itu yang terjadi, kami dukung proyek jalan tol ini, katanya.

Proyek dua jalan tol ini salah satu ?pekerjaan rumah? bagi Wali Kota
Depok Nur Mahmudi Ismail yang harus diselesaikan.

Setidaknya, ketika konsep Megapolitan Jabodetabekjur (Jakarta,
Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur) berlaku, Depok sudah
siap.

sisi gelap sekretaris

WAKTU remaja, saat dihadapkan pada pekerjaan masa depan, sebagian kaum perempuan bercita-cita jadi seorang sekretaris. Kenapa harus sekretaris? Soalnya pekerjaan sekretaris identik dengan pekerjaan teratur dan rapi. Ada kesan keanggunan bagi wanita yang menjalaninya, dekat dengan atasan dan dekat dengan relasi bos tempat kerja.

Saat dewasa dan sudah menjalani profesi sekretaris, apakah gambaran itu sesuai? Bagi sebagian iya, tapi ada juga yang ternyata malah mendapat pengalaman buruk. Menjalani profesi kerjanya seperti mimpi buruk saja. Seperti halnya jenis pekerjaan lain, semua akan baik jika kita berjalan pada rel yang benar. Namun penyimpangan bisa ja terjadi karena dipengaruhi kekuatan hati yang lemah. Jadilah profesi sekretaris punya sisi gelapnya.

Contohnya saja seorang profesional sekretaris bernama Katlya (Bukan nama sebenarnya). Lembaran hitam yang kini dijalaninya berawal dari keterpaksaan karena terdesak ekonomi. Kira-kira sekitar lima tahun yang lalu, dia mulai bekerja sebagai sekretaris di perusahaan swasta di Batam. Pesonanya sebagai sekretaris terpancar dari hasil kerjanya apik dan profersional. Kian sempurna dengan parasnya yang cantik dan sosoknya yang menawan. Baru kerja tiga bulan sebagai sekretaris dia mendapat kabar buruk.

Orangtuanya di kampung terkena kanker dan harus segera dioperasi. Untuk operasi orangtua butuh bantuan biaya puluhan juta. Sebagai tulang punggung keluarga. Katlya berupaya mencari jalan. Tanya pinjaman sana sini, dan seorang relasi bosnya bersedia memberi pinjaman sebesar Rp. 30juta. Syaratnya hutang tersebut harus dikembalikan dalam tempo empat bulan. Bila tidak mampu sebagai jaminannya adalah dirinya.

Meski sudah bisa ditebak tidak bisa mengembalikan, Katlya terpaksa meminjam pada relasi bosnya, sebab itulah satu-satunya jalan. Sampai tibalah hari terburuk dalam hidupnya. Tidak mampu bayar hutang dan ragapun jadi taruhan. Hutangnya sebanyak Rp. 30juta pada relasi bosnya lunas dalam semalam disebuah kamar hotel. Waktu berjalan meski tahu jalan yang ditempuhnya menyimpang, harta dan fasilitas yang didapatkannya membuatnya tergiur.

“Pingin sih berhenti, tapi susah”, ujar Katlya sebagai lajang secara ekonomi tak ada masalah, rumah dan mobil mewah sudah jadi miliknya. Sepintas wanita ini seperti ini tak punya persoalan. Sisi gelap sekretaris menurut saya bisa saja terjadi, tapi itu sangat dipengaruhi kejiwaan dan keteguhan hati untuk tetap berjalan sebagai sekretaris profesional yang benar.

“tidak hanya pekerjaan sekretaris kok, semua pekerjaan lain juga bisa saja memiliki sisi gelapnya? Menurutku ada beberapa faktor yang mempengaruhi. Tapi yang paling utama adalah keimanan masing-masing individu. Penyimpangan seperti itu bisa terjadi karena terdesak masalah ekonomi. Penyebab lainnya adalah keinginan untuk tampil lebih tapi kemampuan finansial tidak mendukung.

Tidak menutup kemungkinan juga karena kondisi tempat bekerja atau ketidakberdayaan sebagai bawahan untuk mengelak dari keinginan penyimpangan atasannya. Menjalani profesi sebagai sekretaris memang tidak gampang. Seorang sekretaris bukanlah seorang pembantu bos atau manager semata, namun seorang profesional dengan kualifikasi tugas, pekerjaan dan tanggung jawab yang sangat tinggi.

Dari mulai mengurus pertemuan dengan relasi, soal administrasi, mengatur rapat hingga urusan korespondensi. Seorang manager memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat besar dalam memimpin dan mengelola perusahaan, maka disitulah peran sekretaris untuk mendukung pimpinannya supaya tujuan dan target yang ingin ditetapkan bisa tercapai.

TIPS MENGHINDARI GODAAN.

Perkuat keteguhan hati dan iman

Apapun yang menggoda, ikuti kata hati

Dimanapun berada, orang iseng selalu banyak, jadi tergantung kitalah yang menyikapinya
Apapun profesinya, apakah itu sekretaris atau marketing atau pekerjaan lain, jadilah seorang yang mengendalikan situasi

Jangan biarkan situasi yang mengendalikan kita

Berani mengatakan tidak terhadap segala kemungkinan penyebab ketidakamanan yang bisa merugikan diri sendiri

Jadilah perempaun cerdas dan mandiri

Tidak semua yang kita inginkan Tuhan berikan, tapi percayalah semua yang kita butuhkan Tuhan akan memberikannya tapi jangan lupa berusaha

Punya sikap tegas adalah jalan terbaik

Ajakan bos sikapi dengan bijaksana dan cerdas

Cobalah lihat dulu konteks ajakan bos

Jika ajakan berkaitan dengan pekerjaan tidak masalah, jika urusan personal lihat apakah positif atau negatif.

Perintah Manajemen Menuju Sukses

Biasanya manajemen menggabungkan beberapa ketrampilan, pendekatan, dan pemahaman baik itu profesi artis, penjual, penemu, pemimpi, jurubicara, wiraswastawan, perencana, konselor, pengkotbah, pendekar, diplomat, operator, negosiator, pemimpin, dan filsuf. Manajer adalah bos, kolega, teman sejawat, bawahan, guru, siswa, mentor, model peran, dan murid.

Berikut 10 perintah manajemen yang berkaitan dengan individu dan perusahaan serta hubungan dengan individu lainnya. Simak deh...!

Laba (profit) dan laba atas modal (return on investment)
Baik jangka pendek dan jangka panjang manajemen adalah dewa yang mengantarkan Anda dari tanah gersang mediokritas, kebangkrutan, dan pembubaran, untuk keluar dari kegagalan.

Ingatlah pilar-pilar tinggi dalam manajemen unggul
Perlunya perencanaan yang seksama, pertimbangan dan pengambilan keputusan yang sehat, implementasi dan pemantauan keputusan dan pengoperasian yang hati-hati dan kreatif, serta kepedulian terhadap karyawan dan hasilnya, yang didasarkan pada ketrampilan manajemen serta gaya manajemen kelas satu. Ketrampilan ini mencakup perencanaan, pengorganisasian, penyusunan staff, pembuatan keputusan, penganggaran, inovasi, komunikasi, representasi, pengendalian, pengarahan dan pemberian motivasi, hubungan personal.

Menjadi sosok yang diteladani
Untuk menjadi teladan, Anda tidak boleh bersumpah palsu, harus loyal, dan jangan curang kepada kolega Anda, apalagi kepada perusahaan atau profesi.

Hormati atasan dan rekan
Hormatilah mereka, baik itu mentor Anda, atasan Anda, sejawat Anda, bawahan Anda, dan kolega-kolegas Anda. Sehingga Anda akan lebih awet dalam perusahaan, pangkat, maupun jabatan eksekutif. Anda pun akan dihormati sebagai individu yang loyal.

Tidak boleh iri hati
Anda tidak boleh iri hati terhadap jabatan, gaji, perusahaan, kantor, staf, atau sumber daya kolega atau pesaing Anda. Tetapi belajarlah dari mereka dan dari keadaan sehingga Anda dapat maju dan menang dalam pergulatan untuk naik lebih cepat.

Jangan mengajukan saksi palsu
Jangan sekali-sekali mengajukan saksi palsu terhadap mereka di dalam atau di luar perusahaan. Anda juga tidak boleh menfitnah, mencemarkan, memutarbalikan fakta–intregitas pribadi, profesional. Organisasional juga harus dijunjung tinggi.

Tidak boleh mencuri, menyuap, atau disuap
Artinya, Anda tidak boleh menerima berbagai hadiah yang diberikan sebagai antisipasi pertolongan sekarang atau di masa datang, tidak boleh memalsukan catatan pengeluaran, hasil atau fakta atau menyembunyikan angka-angka maupun tes pengamanan atau tes kinerja. Sekali Anda melakukannya, tamatlah riwayat Anda.

Jangan membunuh gagasan baru
Jika Anda membunuh gagasan baru, berarti Anda juga membunuh pendekatan inovatif atau pendekatan tidak biasa, membunuh tindakan meninggalkan status quo atau mempertanyakan status quo, tetapi mestinya mendorong sikap mempertanyakan, sikap kreatif, sikap berani mengambil risiko, dan sikap inovatif.

Tidak boleh meninggalkan perasaan kemanusiaan
Anda juga dituntut peka dan peduli terhadap orang lain, organisasi, masyarakat, dan bangsa. Apapun tingkat sukses Anda dalam organisasi, Anda harus dapat melihat diri Anda di cermin dalam hubungan Anda dengan peran utama sebagai manusia.

Jangan berhenti berjuang
Sampai kapanpun Anda jangan pernah berhenti berjuang. Hal ini berguna untuk mencapai kesempurnaan diri Anda sendiri, kolega-kolega Anda, dan organisasi Anda dalam berbagai aspek seni dan ilmu manajemen.

Nah, ke-10 perintah tersebut di atas bisa diinterprestasikan dan diterapkan secara sempit atau luas tergantung dari situasi, organisasi, dan individu yang terlibat. Perintah-perintah tersebut memberikan pedoman dan rambu-rambu dalam menghadapi kompleksitas serta tantangan, peluang, dan kepuasaan yang terkandung dalam manajemen modern masa kini. Nah jika Anda ingin sukses, tak ada salahnya taati 10 perintah manajemen di atas.

Keahlian komunikasi bagi sekretaris

Komunikasi berasal dari bahasa latin, yaitu Communicatio yang berarti pemberitahuan atau pertukaran pikiran. Istilah Commucatio bersumber dari kata communis yang arinya sama maknanya. Jadi sekelompok orang yang terlibat dalam komunikasi harus memiliki kesamaan makna, jika tidak maka komunikasi tidak dapat berlangsung. Bila seseorang menyampaikan pesan, pikiran dan perasaan kepada orang lain dan orang tersebut mengerti apa yang dimaksudkan oleh penyampaian pesan maka komunikasi berlangsung.

Pengertian komunikasi adalah suatu proses penyampaian pikiran dan perasaan oleh seseorang kepada orang lai dengan menggunakan lambang-lambang yang mempunyai arti bagi kedua belah pihak. Proses penyampaia tersebut pada umumnya manggunakan bahasa, karena bahasa menggunakan lambang yang dapat mewakili sesuatu, baik yang berwujud maupun tidak. Selain bahasa dapat juga digunakan gerak isyarat atau mimik dan pant mimik. Kounikasi dengan bahasa disebut komunikasi verbal sedangka komunikasi dengan menggunakan lambang disebut komunikasi non verbal.

Bagi sekretaris terutama perlu mengetahui dan menguasai tehnik komunikasi langsung (face to face). Jenis komunikasi ini yaitu

1. Komunikasi langsung antara seorang komunikator dengan seorang komunikan
2. Komunikasi kelompok yaitu komunikasi antara seseorang atau lebih dengan sekelompok orang secara tatap muka.

Keuntungan komunikasi antar pribadi untuk melakukan persuasi adalah terjadinya kontak pribadi, sehingga komunikator memahami , mengetahui dan mengkaji sejauh mana pesan yang disampaikan dapat diterima baik oleh komunikan. Dengan mengetahui, memahami dan mengkaji hal-hal tersebut, komunikator dapat memperbaiki sikap antara lain:

1. Mengontrol setiap kata dan kalimat yang diucapkan
2. Mengulangi kata-kata yang mempunyai maksud penting disertai berbagai penjelasan secukupnya
3. Memberi kepastian pengertian apa yang telah di ucapkan
4. Memberi intonasi kata-kata yang penting

Yang perlu dilakukan oleh komunikator agar dalam berkomunikasi berjalan lancar:

1. Berperilaku empatik yaitu memahami perasaan orang lain dan berperilaku simpatik
2. Tanamkan percaya pada diri sendiri tanpa pengaruh orang lain
3. Bersikap sebagai fasilitator yaitu memberi arah kemudahan
4. Apa yang di ucapkan harus dapat dipertanggung jawabkan
5. Apa yang dikemukakan berdasarkan fakta dan kebenaran

Tinggalkan rasa super, senang mengkritik da emosional

Teknik mengelola rapat pimpinan

Secara general, rencana rapat harus memenuhi unsure 5W + 1H, yakni :

1. Why, mengapa rapat diselenggarakan
2. What, agenda rapat atau materi yang akan dibahas dalam rapat.
3. Who, siapa peserta rapat, ini menyangkut penetuan orang yang akan diundang rapat sesuai dengan materi rapat.
4. Where, di mana rapat akan diselenggarakan.
5. When, Kapan rapat akan diselenggarakan.
6. How, bagaimana rapat akan diselenggarakan. Formal atau non formal, terbuka atau tertutup.

Pengelolaan Konsumsi dan Akomodasi.

1. Sekecil dan se non formal apapun rapat yang diselenggarakan, urusan konsumsi dan akomodasi perlu mendapat perhatian. Berikut hal yang perlu diingat :
2. Konsumsi diberikan dalam setiap rapat. Pemberiannya tergantung pada sikon keuangan perusahaan, dan lama rapat yang digelar.
3. Jika rapat diacarakan kurang dari 3 jam, konsumsi cukup snack dan minuman teh/kopi. Tetapi jika berlangsung seharian, perlu diberikan beberapa penyajian konsumi. Biasanya penyajian makan siang (lunch), dan pemberian dua kali coffee break.
4. Coffee break pertama diberikan sejam setengah sebelum lunch ( biasanya jam 11 an). Coffee Break kedua diberikan sesaat sebelum sholat ashar, sekitar jam 3 an. [click to popup image in orignal size. and slide show.]
size[496 x 328]. [click to remove preloaded image by ImageLoader]
5. Jika rapat diselenggarakan di perusahaan, akomodasi biasanya berupa pemberian “uang transport” kepada peserta rapat. Tetapi jika rapat diselenggarakan perusahaan atau bahkan di luar kota , akomodasi diberikan dalam bentuk layanan pemberian penginapan gratis beserta uang transport.
6. Urusan penginapan ditangani langsung oleh perusahaan. Dalam hal ini yang melakukan reservasi tempat untuk rapat dan tempat unguk menginap, adalah sekretaris.

Pengelolaan Tempat Rapat.

Di manapun rapat dilaksanakan, sekretaris bertugas penuh mengatur dan menyiapkan tempat rapat.

1. Jika rapat diselenggarakan di perusahaan, sekretaris bertugas mempersiapkan ruangan yang akan dipakai rapat lengkap dengan semua perlengkapan pendukung rapat.
2. Jika rapat diselenggarakan di luar kantor, sekretaris juga yang bertugas mengurus reservasi tempat, dan memastikan perlengkapan rapat di ruangan/tempat yang akan digunakan rapat, benar-benar tersedia.

Mempimpin Rapat

Yang bertindak sebagai pemimpin rapat biasanya pimpinan perusahaan langsung. Namun tidak jarang karena berbagai pertimbangan, sekretaris diminta untuk memimpin rapat oleh
[click to popup image in orignal size. and slide show.]
original[640 x 427] now[87.5%] [click to popup image in orignal size. and slide show.] [click to remove preloaded image by ImageLoader]

pimpinan.

Karena itu, mau tidak mau, sekretaris selain mampu dalam mengelola rapat, juga harus piawai memimpin rapat. Ada beberapa hal yang perlu disiapkan dalam memimpin rapat, yakni;

1. Memahami Tujuan rapat yang akan diselenggarakan.
2. Mengetahui wewenang dan tugas pemimpin rapat
3. Memahami Setiap acara rapat
4. Memahami Perencanaan prosedur rapat
5. Menghubungi/menyiapkan notulen rapat
6. Mengatur/memanage petugas konsumsi dan akomodasi
7. Mempersiapkan perlengkapan rapat
8. Memeriksa ruangan rapat.

Pimpinan rapat yang baik memenuhi criteria sebagai berikut ;

1. Berbicara spontan,
2. Mengemukakan gagasan cemerlang
3. Mampu memotivasi peserta rapat untuk aktif dalam rapat.
4. Mewakili kepentingan pimpinan dengan baik, sehingga tanpa kehadiran pimpinan, rapat tetap mencapai hasil sesuai dengan yang diharapkan.

Dari beberapa hal yang telah disampaikan tadi, ada dua hal yang harus senantiasa diperhatikan secara detail dan bahkan memerlukan bantuan penanganan pihak lain. Yakni :

1. Pengelolaan konsumsi dan akomodasi
2. Pengelolaan tempat rapat

Sè-ker-ta-ris eh Sekretaris SASARAN GOSIP, OLOK-OLOK, DAN KECURIGAAN.

Setelah seorang kepala unit anyar menyampaikan kualifikasi (bukan spesifikasi –– emang barang?) sekretaris yang dibutuhkan, orang HRD maupun sejawat di kepala unit pun berkomentar sama: “Anda butuh marinir ya? Atau nyari pensiunan Kopassus?”

Inilah sebagian syarat yang dia ajukan untuk calon sekretaris di luar urusan administrasi. Pria, sehat, pintar panjat tebing, mahir bela diri, suka arung jeram dan menelusuri gua, paham evakuasi saat kebakaran dan gempa.

Alasan si kepala unit, “Supaya dia bisa melindungi teman-teman sekantornya dan bisa mewakili unitnya untuk acara olahraga. Syukur kalau dia bisa main musik dan menyanyi, supaya kalau ada pentas seni kita nggak perlu manggung.”

Entah kenapa keinginan itu mengundang tawa. Tak sedikit yang heran, “Nyari sekretaris kok laki? Mestinya nyari cewek yang cantik, sexy, blablabla…” Di antara komentator itu ada juga perempuan.

Yang sial, setelah ada sekretaris baru, wanita, satu-dua orang memanggilnya Mas Bagus. Alasannya, “Bosmu dulu nyarinya sekretaris laki, kan?”

Hmmm… sekretaris cantik dan sexy dan entah apalagi. Komik, novel, film, guyon, dan pergunjingan juga sering menampilkan si cantik lagi seksihh itu. Hiburan dewasa? Apa lagi! Jarang ada fiksi romansa bos (pria) dengan kepala bagian akunting (wanita) atau kepala bagian pembelian (juga wanita) — padahal namanya juga di dunia kerja, itu bisa saja, kan?

Sudahlah. Ini soal kuno. Mungkin malah klasik karena bertahan hingga hari ini. Sekretaris adalah si cantik yang beristimewa dengan bos dan seterusnya. Cobalah cari “secretary” dan “sexy secretary” di images.google.com. Yang kedua lebih menjurus, dan tentu hasilnya berlimpah. Mesin pencari membantu pemetaan kognisi khalayak.

Lucunya, sebagian penutur maupun penikmat guyon dan fitnah (dan imajinasi aneh-aneh) juga paham bahwa umumnya sekretaris tidak begitu. Mereka pun paham asal kata secretary.

Orang-orang itu juga paham, jarang ada cerita wanita bos punya affair dengan pria sekretarisnya. Oh ya, wanita bos yang punya pria sekretaris juga jarang kan?

Untunglah para sekretaris sudah dibekali soal mispersepsi itu ketika bersekolah. Misalkan dinalar juga gampang: jika profesi sekretaris dekat dengan citra penggoda maka tak ada kantor yang akan merekrutnya.

Pekerjaan sekretaris betulan itu tidak gampang. Barusan saya dimintai konfirmasi oleh sekretaris seorang tokoh perihal jadwal bosnya hari ini dan besok. Bosnya mulai pelupa dan memasrahkan segala hal ke sekretaris yang sudah likuran tahun mendampinginya.

Juga barusan seorang sekretaris sebuah kantor harus berpusing-pusing dengan urusan bosnya, dan sejawatnya, yang sebetulnya tak ada kaitanya dengan pasal dinas. Itu soal utang piutang si sejawat kepada pihak di luar kantor.

Pusing adalah menu harian sekretaris. Dengan catatan kalau dia memang menyukai kepusingan. Nyatanya saya pernah tahu seorang sekretaris belia, baru berusia 21 tahun, yang jarang pusing.

Dia cekatan, dan terhadap bosnya dia bisa tegas, “Maaf, katanya mau kasih assignment untuk saya dan anu hari ini. Mana, Mas?” Lain kali dia enteng saja meng-SMS bosnya yang sedang menerima tamu dadakan, “Mas, cm remind, 10 mnt lg ada meeting dgn BOD.” Lain waktu dia cuma kasih pesan via Y!M, “Mau lunch di luar sekalian nengok sale. Kalo ada perlu call me aja. Thx.”

Lebih penting lagi, anak cakep itu juga dipercayai oleh istri bosnya, sehingga dalam keadaan mendesak, karena suami tidak bisa dikontak, maka si istri dengan permisi dan maaf akan menanya si sekretaris, atau menitip pesan. Selebihnya tiada interogasi atau selisik.

Ini menarik karena sekretaris-sekretaris sebelumnya kurang dipercayai si istri, bahkan ada yang membuatnya was-was.

“Ini soal perasaan wanita. Bukan soal apakah sekretaris yang itu dan yang ini lebih cantik atau lebih jelek dari aku, Yah… Bisa jadi masalahnya di dia, bisa juga di Ayah, atau kedua belah pihak. Siapa tahu kan?” kata si istri.

Hayah! Gombal magombal-gambul! Urusan kedinasan dipaksakan masuk ke ranah domestik. Kesian para sekretaris — dan keluarganya.